November 25, 2021 By comvitahuni.com 0

Tips Membangun dan Mengamankan Infrastruktur Jaringan

Membangun infrastruktur jaringan untuk bisnis dan organisasi Anda, mungkin memerlukan biaya tinggi; tetapi memiliki infrastruktur jaringan yang tidak aman bisa membuat biaya operasional lebih mahal. Memanfaatkan teknologi dapat membuat bisnis Anda lebih mudah dioperasikan.

Apalagi kita hidup di era teknologi. Dimana membutuhkan infrastruktur teknologi dan TI hampir di setiap bagian dari bisnis, baik untuk penelitian dan pengembangan, pengelolaan big data, hingga pemasaran dan promosi.

Infrastruktur TI yang tepat bukan hanya tentang alat dan layanan yang dapat dimanfaatkan pentingnya infrastruktur jaringan canggih adalah tentang keamanan dan menghindari kesalahan.

Masalah tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan perusahaan anda  tentang keamanan atau kesalahan teknologi. Memiliki rencana dan langkah-langkah praktis untuk infrastruktur jaringan penting dapat membantu Anda mengurangi masalah yang berasal dari penggunaan teknologi.

Ada beberapa komponen untuk memeriksa dan mengevaluasi jaringan Anda agar tetap aman. Berikut adalah beberapa langkah untuk membangun infrastruktur jaringan, dan untuk memelihara dan mengamankan jaringan TI Anda.

1. Penilaian / Audit Keamanan Jaringan

Audit keamanan jaringan adalah proses di mana perusahaan menyelidiki dan menilai jaringan mereka untuk mengidentifikasi potensi kekurangan yang mengarah pada kompromi keamanan atau pelanggaran.

Penilaian dapat dilakukan oleh tim keamanan siber internal atau dengan mempekerjakan pihak ketiga untuk mengaudit. Masalah potensial akan datang dari kebijakan keamanan jaringan dan berbagai aset yang ada di jaringan.

Audit komprehensif mencakup hampir semua proses peninjauan komponen seperti arsitektur/konfigurasi firewall, identifikasi aset, kebijakan/prosedur keamanan, penilaian risiko.

Dalam proses ini, auditor harus memperbarui pengetahuan mereka tentang kebijakan keamanan yang diperbarui, perangkat lunak, sistem operasi, pengguna atau anggota jaringan. Data yang diperbarui akan membantu Anda memiliki infrastruktur jaringan yang lebih baik.

2. Melakukan Pelatihan Cyber ​​Security Awareness

Pengetahuan tentang keamanan tidak hanya harus dimiliki oleh tim cyber security atau staf TI, tetapi juga untuk semua karyawan.

Terkadang, masalah datang dari karyawan yang tidak menyadari apa yang mereka lakukan di dalam infrastruktur jaringan perusahaan. Mereka dapat berselancar di browser, mendaftar atau masuk untuk sesuatu yang dapat menjadi ancaman bagi organisasi.

Namun, Harvard Business Review menyatakan bahwa 60% dari semua serangan jaringan dilakukan oleh orang dalam.

Meski serangan dan masalah bisa datang dari dalam, bukan berarti mereka selalu tahu kesalahannya. Anda dapat meningkatkan kesadaran dalam hal-hal dasar seperti membuat kata sandi untuk ponsel atau laptop mereka, terutama jika mereka memiliki data dan akun perusahaan di gadget mereka.

3. Limit User Access

Policy of least privilege (POLP) bisa menjadi solusi Anda untuk membatasi akses member. Dengan POLP, pengguna di jaringan Anda dibatasi untuk memiliki tingkat akses minimum berdasarkan fungsi pekerjaan inti mereka.

Metode ini dapat membantu Anda mengurangi resiko orang dalam mencuri data. Selain POLP, Anda dapat memisahkan jaringan umum dari jaringan utama.

Jaringan utama mungkin untuk karyawan dan jaringan umum khusus untuk tamu atau mitra bisnis yang membutuhkan akses Wi-Fi saat berada di kantor Anda.

4. Back-up Data Anda

Kita tidak pernah tahu kapan dan bagaimana serangan akan terjadi. Memiliki cadangan data dapat membantu upaya pemulihan data Anda.

Akan lebih baik jika Anda mencadangkan data di layanan cloud, karena memungkinkan Anda menyimpan cadangan data yang telah terenkripsi. Jadi. Anda dapat mengaksesnya kapan saja.

Jangan lupa untuk menguji layanan pencadangan Anda secara berkala untuk mencegah masalah apa pun yang menghalangi Anda mengakses data Anda di saat-saat kritis

5. Memperbarui Anti Virus Anda

Anti-virus adalah suatu keharusan untuk infrastruktur jaringan. Saat ini, virus dan malware lebih berkembang dan mudah beradaptasi untuk menyerang jaringan Anda.

Di sisi lain, perusahaan anti-virus selalu memperbarui layanan mereka untuk mencegah virus atau malware terbaru.

Ketika Anda memahami langkah-langkah penting dalam mengamankan jaringan, Anda dapat mencegah terjadinya serangan. Inisiatif dapat berasal dari staf TI internal atau menggunakan layanan pihak ketiga untuk mengelola jaringan.

Pastikan perusahaan Anda memiliki langkah-langkah ini juga, atau beberapa peraturan keamanan jaringan. Semakin aman jaringan Anda, semakin aman data Anda, terutama untuk kelancaran bisnis Anda.